![]() |
Sketsa Pilkada |
Tau
Pabbiring ‘E, Politik – Setelah disahkanya regulasi yang
mengatur pencalonan Kepala derah yang memberikan kesempatan kepada siapapun
yang ingin ikut serta dalam audisi pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah mendatang
tanpa melalui jalur partai atau sering lazim terdengar dengan bahasa jalur
perseorangan / independen banyak di manfaatkan oleh beberapa balon yang
memiliki niatan untuk mencalonkan Bupati di Kabupaten Bulukumba.
Hal tersebut
dimanfaatkan oleh salah satu nama balon putri asal Bulukumba. Jumrana Salikki.
SE yang diisukan akan maju dalam pemilihan kepala daerah melalui jalur
independen. Jumrana salikki yang sebelumnya kurang di bicarakan ternyata telah
membuka sayap sampai kepelosok – pelosok Daerah di Kabupaten Bulukumba.
Sesuai pantauan kami
popularitas Jumrana Salikki.SE yang telah banyak bersentuhan lansung dengan
masyarakat Bulukumba sangat mempengaruhi tingkat keterterimaan balon Bupati
tersebut.
Munculnya nama Jumrana
Salikki yang banyak di bicarakan banyak masyarakat tanpak membuat popularitas
Balon yang berencana melalui jalur Partai berjalan statdnan.
Sesuai pantauan kami
nama Jumrana Salikki jauh lebih memancing ‘adrenalin’ pemilih dibanding dengan beberapa nama calon lain.
Nampak Jumrana Salikki
telah memiliki popularisasi jauh lebih tinggi di banding dengan A.Maskur
terkait berhembusnya wacana bahwa A. Maskur siap untuk bertarung melalui jalur
partai. Hal ini terlihat dengan kerja team Jumrana yang telah lama mensosialisasikan
nama balon perempuan tersebut pada saat pengumpulan prasyarat untuk maju
melalui jalur independen.
Sementara Muh. Tamrin dengan
wacana akan maju dengan jalur pencalonan yang sama terus mengejar beberapa
nama calon yang memilih jalur partai. Dengan posisi A.M. Sukri A. Sappewali yang
berada pada posisi ratting tertinggi yang terus melunjak kelihatan memberikan semangat kepada bakal calon
yang memilih jalur independen untuk tetap menarik simpati masyarakat.
Serupa dengan
sosialisasi yang dilakukan A. M. Sukri A. Sappewali beserta teamnya. Peningkatan
popularisasi yang didukung dengan pemilih yang berada di pelosok daerah tetap
masih ramai membicarakan nama mantan Bupati bulukumba periode 2005 – 2010 tersebut.