Showing posts with label OPINI. Show all posts
Showing posts with label OPINI. Show all posts

12 May 2016

INILAH TIGA NAMA BAKAL CALON BANTAENG YANG PALING POPULER DISEBUT DI SOSIAL MEDIA

PABBIRING, POLITIK : Menjelang pemilihan kepala Daerah Kabupaten Bantaeng, yang dijadwalkan tahun 2018 mendatang mengundang beberapa nama figur yang hangat di perbincangkan di sosial media. Namun sesuai analasi pabbiring crew, ada beberapa nama yang semakin hangat di perbincangkan, diantaranya adalah Sugiarti mangun Karim, Ilham Azikin Solthan dan Jabal Nur.

Sugiarti yang juga legislator provinsi Sulsel merupakan salah satu representatif perempuan yang di kabarkan siap bertarung pada pesta kontestasi pemilihan Kepala Daerah mendatang.

Beberapa pengguna sosial media juga banyak menjagokan Jabal Nur pada pilkada mendatang. Jabal Nur yang akhir-akhir ini sangat gencar melakukan sosialisasi melalui ciri khas yang senang bersilaturahmi adalah modal besar pengusaha muda ini.

Sesuai informasi yang di himpun Pabbiring crew, Jabal sudah banyak bertemu dengan kalangan pemuda dan sudah fokus merangkul pemuda yang siap menjadi team dalam pesta demokrasi mendatang.

Representatif pemuda yang telah menyatakan siap akan bertarung di bantaeng ini dikabarkan mumbuka banyak komunikasi dengan seluruh kalangan masyarakat. Malalui akun facebooknya yang sangat update di sosial media di manfaatkan untuk melakukan banyak silaturahmi. Jabal juga seringkali mengunggah id akun sosial media lainya.


Menurut ririn melalui akun facebooknya jabal adalah salah satu bakal calon dengan networking terupdate.

"Untuk saat ini, Jabal Nur adalah pemenang dalam kategori networking seluruh bakal calon di Bantaeng,, Lanjutkan", pungkas ririn melalui akun facebooknya. (fr*)

2 May 2016

HARDIKNAS : INI TULISAN MUH FARDHY DI AKUN SOSMEDNYA

Muh. Fardhy / Penulis
PABBIRNG'E_OPINI : Kihajar Dewantara, Bapak bangsa yang lahir pada 02 Mei 1889, Pria yang telah banyak berkontribusi dan merintis masalah pendidikan di negeri ini, Dihari kelahiran izinkan saya berbicara dan mengucapkan selamat ber-Ulang Tahun di Surga kek.


Dampak dari pendidikan yang buruk akan membawa Negeri kita akan semakin terpuruk, Itu pasti. Pendidikan yang semestinya menyiapkan Sumber daya manusia yang siap bersaing, Siap membangun dan harus di upayakan seirama dengan tuntutan perkembangan zaman. Kualitas siswa ataupun Sumber Daya manusia yang secara umum  masih rendah merupakan cerminan bahwa perhatian terhadap masalah pendidikan masih minim hingga aturan terhadap pendidikan pun yang makin kacau.


Banyaknya saudara yang harus putus sekolah dan tidak melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi,dan merupakan hal yang identik dengan kemiskinan ini masih belum mendapat solusi.  Biaya pendidikan yang mahal masih menjadi alasan saudara-saudara yang hanya bisa menelan luda saat bermimpi untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Bos hadir sebagai pahlawan. KIP dan Bos yang mana..?? Kalau betul Bos dan KIP berhasil menyelamatkan masalah pendidikan terus kenapa program "Wajib belajar 9 tahun" masih gagal dan kolot menurut saya. Anak bangsa di wajibkan belajar sementara untuk biaya makanpun tidak sanggup. Mereka di subsidi tapi  Mulai dari pucuk hingga ke akar harus di pangkas habis-habis, Itupun terkadang tidak tepat sasaran.

Kalau ada yang mengatakan program itu sukses, Terus kenapa masih banyak saudara yang masih jadi kuli bangunan di umur belasan tahun. Masih banyak di trotoar jalan, Kolom jembatan, membajak sawah hingga bahkan merantau, Mengunakan kapal pelni dengan tiket anak-anak.

Bahkan hingga di perguruan tinggi/Universitas terkadang menjadi lahan bisnis dengan mengutamakan kepentingan laba, Gedung-gedung pencakar langit berjejeran hingga di lorong-lorong menampung para mahasiswa untuk di jadikan sumber laba,  segala macam jadi alasan untuk di bayar mahal, Namun dalam menyajikan pendidikan sangatlah picik, Bahkan tidak pernah berfikir sedikitpun tentang kualitas dan mutu pendidikan, pengalaman yang saya dapatkan di tempat saya mendapatkan gelar S1, Biaya pendidikan yang mahal namun mendapat pendidikan yang tidak berkualitas, Komersial pendidikan tumbuh subur, Biadab...


Sebagian orang desa yang melanjutkan pendidikan di Kota-kota besar, Berjuang semaksimal mungkin dibantu dengan usaha dan doa orang tua di kampung, Ketika tiba saatnya pembayaran semester, Ujian Proposan, skripsi dan tutup di lengkapi dengan parsel-parselnya... setelah di gadaikan, Sepetak tanah yang menjadi harta satu satunya harus melayang menjadi solusi biaya study.

Kesenangan itu hanyalah sehari, ketika tiba saatnya anda memakai toga dan kembali akan cemas saat harus pulang mengabdi ke daerah, membawa ijazah dengan perjuangan puluhan  hingga ratusan juta hanya sebagai modal Menjadi tenaga sukarela (honorer) yang menurut saya  tidak dihargai oleh pemerintah. Beruntung sudah ada dan Bos yang di alokasikan untuk tidak membuat saudara kecewa. Lumayan 600 Ribu per triwulan saudara...Kalau dulu "elo ande tea esyoo", yang satu ini "Ega esyoo de gaga ande" ..


Keresahan terhadap masalah pendidikan semakin menjadi-jadi. Meneropong Ibu Kota melalui media cetak, online dan TV manyaksikan bapak Jokowidodo Yth dan Anis Baswedan Yth yang belum berani mengalokasikan anggaran pendidikan yang layak dan tidak pernah sekalipun membahas sekolah class gratis yang di peruntuhkan untuk saudara yang memiliki tekanan ekonomi mencekam. Saya bukan meminta, Tapi kalau masih ingin mengatakan adil, Jangan memberikan makanan yang sama kepada cicak dan buaya.


Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga papua adalah Indonesia. semua saudara  adalah generasi penerus bangsa, Butuh pendidikan yang sama dan layak, Bukan harus membangun jembatan mega proyek, Smentara jembatan akses saudara satu-satunya  untuk menempuh pendidikan  harus terabaikan...

#Orang_Miskin_Harus_Sekolah
#Selamat_Hardiknas
#02_Mae_2015



#KitaMuda


Penulis : Muh Fardhy
copyright@facebook

20 Apr 2016

MEMPERINGATI HARI KARTINI PEMUDA UCAPKAN TERIMA KASIH DAN SELAMAT ULANG TAHUN

Photo tulisan / copyright@facebook
TAU PABBIRING_INFO : Dalam momentum Hari kartini yang jatuh pada hari (21/04/2016, tidak sedikit pengguna sosial media mengucapkan selamat memperingati hari kartini. Para pengguna Sosial Media ramai-ramai menggati status peribadinya sejak pukul 00.00 malam tadi.

Beda dengan yang dilakukan pemuda ini. Muh Fardhy, dalam akun facebooknya menuliskan beberapa paragraf ulasan tentang Kartini. Fardhy Menuliskan ucapan Terima Kasih dan Selamat Ulang tahun buat sang pahlawan pejuang emansipasi wanita tersebut. Ini isi postingan Fardhy melalui Akun facebook Muh Fardhy :


Saya mulai mengenalnya  saat menduduki bangku sekolah SD, mungkin sekitar 19 Tahun yang lalu. Orangnya tidak sehebat wanita power rangers PInk dalam film'nya, tidak secantik Sakira sang penyanyi lagu waka waka dengan tarianya. tapi dia mampu membuat dunia begitu bisu tanpa suara, Haru saat mengenangnya. Sayapun mengenalnya bukan karena ketenarannya di sosial media, bukan karena setiap saat muncul gambarnya dilayar TV, namanya pun jarang tertulis di koran-koran tak seperti bapak Jokowi yang terhormat. Terima Kasih yang sedalam-dalam'Nya buat bapak W.R Supratman orang yang pertama kali mengenalkan saya kepada sang Pendekar Kaum (nya) perempuan, Putri mulia yang memiliki cita-cita yang sangat luar biasa. Dalam lagu bapak WR Supratman. Namanya IBU RA KARTINI.

Mungkin dunia bisa saja dengan cepat mulupakanya tanpa Bapak sang pencipta lagu (WR. Supratman). Lagu yang sangat begitu singkat namun begitu bermakna. Izinkan saya berterima kasih kepada bapak meskipun sebagian orang menganggap sudah terlambat. "Terima Kasih bapak WR Supratman"

'Habis Gelap Terbitlah terang' sebuah kalimat yang (kalau tidak salah) mulai tidak asing ditelinga saya setelah 3 musim di bangku SD, Kalimat yang ditulis Rosa abendanon dalam bukunya, hingga sekarang menjadi kalimat yang tidak bisa saya pisahkan dengan Ibu. Tapi maafkanlah ibu kalau masih ada saudari yang begitu gagal paham dengan kalimat Rosa Abendanon itu, Sehingga sebagian dari mereka harus 'Pergi gelap pulang terang', Bukan berarti ibu gagal membentang cita cita di sepanjang Nusantara, tapi mungkin mereka tidak pernah di dudukkan didepan (buku) sejarahmu untuk mempelajari siapa ibu sebenarnya dan apa maksud dari "Habis gelap terbitlah terang", Entahlah siapa yang bersalah,? Tapi sekali lagui mohon maaf yang sebesar-besarnya ibu.

Saya sudah mulai sedikit tahu tentang ibu, Saya sangat paham disaat ibu berumur 12 tahun dan dilarang melanjutkan pendidikan kejenjang yg lebih tinggi saat tamat di ELS waktu itu. Beberapa surat-surat yang ibu kirim ke teman2 korespondensi yg kebanyakan berasal dari belanda, isi surat itu  telah dikabarkan oleh Rosa Abendano, Meskipun ibu berusaha untuk tidak saya ketahui. Sungguh besar cita-cita ibu yang telah penuh semangat memperjuangkan strata sosial perempuan yang amat rendah dikala itu. 

Saya salut dengan cara ibu yang rajin membaca saat menginjak umur 12 tahun, begitu rajinnya ibu berhasil menghabiskan beberapa buku dari eropa, Tidak ketinggalan dengan surat-surat cinta yang ditulis multatuli yang ibu lahab habis.

Saya juga sungguh sangat paham bu, Betapa lelahnya mengedukasi beberapa perempuan dari berbagai karakter, berdiri didepanya menjadi pembicara dengan fasilitas seadanya, Masih banyak saksi bekas-bekas pohon besar di Jepara, Mayong sampai di Rembang yang hanya mampu menjadi saksi bisu ibu, Tempat dimana biasa ibu berteduh dengan beberapa teman perempuan ibu untuk belajar.

Saya juga sungguh sudah mempelajari pengorbanan ibu, Yang dinikahi oleh Bapak KRM Adipati Ario Singgih DA yang sebelumnya telah mempunyai isteri. Mungkin ibu pada saat itu belum menginjak umur 20 Tahun. Namun Alhamdulillah dan saya sungguh berterima kasih kepada Bapak Adipati Aryo suami ibu, suami yang mengerti cita-cita ibu dan memperbolehkan membangun sekolah wanita.

Meskipun ibu berpulang ke Rahmatullah di usia yang masih terbilang muda, kalau tidak salah di umur 25 tahun, Namun ibu telah berhasil membentang cita-cita di sepanjang Nusantara, Jangan menagis Bu, Jangan kecewa, Di usia muda, semangat Juangmu yang tidak pernah padam, Jasa ibu telah terpatri dalam insan bumi pertiwi. Engkau telah menjadi inspirasi di negeri ini, Ibu telah berhasil melahirkan ribuan generasi, dan saya yakin akan siap menjadi wanita seperti ibu (RA KARTINI).

Mungkin ibu tidak percaya, Hanya tertawa semrawut dan mengatakan saya lagi "Maggolla".Yahh mungkin jadi.
 Tapi Apakah ibu belum pernah dengar kabar, Kalau Indonesi pernah di pimpin oleh Generasi ibu?,Namanya Megawati Soekarno Putri yang akrab disapa Mega! putri Bung Karno itu. Apakah ibu belum pernah dengar kabar beberapa Generasi ibu telah menjadi Kepala Daerah teladan?, Ada Tri Rismayani, Christine, Ibu Indah di Luwu sana dan beberap daerah lainya. Belum cukup yah ibu, Apakah saya masih di Kira "Maggolla" lagi. 
Kalau begitu saya kabarkan lagi kepada ibu, Rumah Rakyat tidak akan dihuni kalau tidak ada perwakilan Generasi ibu. Saya sudah cek kebenaranya di Lembaga Legislatif TEKO, Lembaga Legislatif Tanassang, Lembaga Legislatif Urip, dan Lembaga Legislatif Senayan. Sayangnya disana saya belum menemukan sosok seperti ibu, Yah mungkin ibu yang sangat cantik dengan gaun Kebaya serta sarung Batik "Kain Panjang" dalam potret ibu, Tapi bisa jadi ini adalah pengaruh perkembangan zaman yah ibu. Disana mukanya seram seram, mata yang sangat hitam dengan maskaranya, bahkan meraka menganggap Bahwa "Alis yang tebal pertanda jiwa yang tegar,,Setronggg." Bulu matanya juga kaku membuat kerutan pipinya susah tersenyum, ' Maklum Bulu alisnya Antai badai', Begitupun dengan kartono ibu , Tapi sekali lagi tidak semua, Itu cuma sebagian ibu. Tapi sudahlah Bu, itu cuma bahan bercandaan, asal semangat juang dan cita-citanya seperti ibu, Kalau tidak, Saya persilahkan kepada ibu, tampar mereka surga.

Yah, meski harus saya kabarkan suatu tragedi kemanusiaan, bukan bermaksud untuk membuat ibu sedih. Bahwa Masih ada generasi ibu yang dibiarkan Nongkrong di beberapa THM, Masih ada generasi ibu yang dianiayah oleh sang majikan, dipukul, Disiram air panas, Diperkosa hingga di Bunuh, Masih banyak generasi ibu yang menjadi korban KDRT sang suami sendiri. Tapi sabarlah ibu jangan bersedih, Berikan mereka tanggung jawab yang telah paham dengan perjuangan ibu, serikandi di beberapa lembaga yang saya sebut tadi, ada juga Pemberdayaan perempuan disana ibu. Jadi jangan sedih, saya yakin semua akan beres Bu. Kalau tidak, Sekali lagi saya persilahkan, Tampar mereka di Surga ibu..?

Meskipun saya bukanlah wanita, Bukan pula lelaki setengah dewa ibu, Dan saya pertegas bukan lelaki yang jalan sambil terbiasa geol-geol pantat, Izinkan saya mewakili seluruh rakyat Indonesia, Para perempuan secara khusus, untuk menghanturkan ucapan TERIMA KASIH yang sebesar-besarnya telah memperjuangkan Ibu saya, seluruh saudari hingga nenek saya. Telah memperjuankan emansipasi perempuan, strata sosial perempuan. Dan izikan pula saya mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN kepada ibu meski bukan di waktu yang tepat.

Selamat berhari kamis di Surga gadis manis...

#Kartini_Inspirasi_Bagi_Negeri
#Mengenang_RA_Kartini
#selamat_Hari_Kartini
#21_April_2016


Dikutip dari akun Facebook Muh Fardhy (dian*)

1 Aug 2015

PILKADA GOWA DI SEBUT PALING PANAS, INI ULASANYA

Ilustrasi
TAU PABBIRING 'E MAKASSAR – Setelah tahapan pendaftaran usai, sejumlah nama pasangan kandidat pun telah mendaftarkan diri. Dari 11 pilkada, sejumlah pengamat telah mengklasifikasi daerah-daerah yang dinilai rawan terjadinya gesekan antarpendukung kandidat.
Pengamat menilai dari 11 pilkada, Gowa merupakah daerah yang rawan terjadinya gesekan. Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Firdaus Muhammad mengatakan, jika ingin mengidentifikasi daerah-daerah yang rawan terjadinya konflik atau gesekan antar pendukung pasangan kandidat berkaca pada pelaksanaan pilkada.
Tercatat ada tiga daerah yang rawan terjadinya bentrokan yakni Gowa, Luwu Utara, dan Tana Toraja. ” Daerah-daerah ini mempunyai track record buruk saat pelaksanaan pilkada sebelumnya. Tapi bisa saja daerah yang dianggap aman-aman saja, tidak menutup kemungkinan juga terjadi gesekan,” ujarnya.
Di antara tiga daerah tersebut, kata dia, jika melihat komposisi pasangan kandidat, Gowa merupakan daerah yang dianggap paling rawan terjadinya gesekan antarpendukung pasangan kandidat.
“Gowa itu paling panas. Apalagi dua klan YL sama-sama maju di pilkada. Bahaya kalau ada pihak lain yang mempermaikan isu-isu keluarga,” ungkapnya. (ihwan fajar/why)

Copyright@Pojoksatu.id

Sumber : 

31 Jul 2015

MESKI MEMILIKI JIWA KEPEMIMPINAN YANG TEGAS, A. SUKRI TETAP HARGAI NILAI DEMOKRASI

A.M. Sukri A Sappewali dan Tomy Satria Yulianto
TAU PABBIRING ‘E, Bulukumba -Menejelang pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan serentak  9 Desember mendatang dan salah satunya adalah Kabupaten Bulukumba.  6 (Enam) pasangan bakal calon yang telah melakukan pendaftaran di KPU Bulukumba dipastikan akan mewarnai pesta demokrasi Pilkada tersebut.

Sesuai pengamatan dari beberapa pasangan tersebut, tampak pasangan A. Sukri sappewali yang menggandeng Tomy satria memiliki jiwa kepemimpinan yang tegas. Ketegasan A. Sukri yang tetap menjunjung tinggi nilai – nilai demokrasi dianggap merupakan kebutuhan yang mestinya harus di miliki bagi setiap pemimpin. Ini dapat terlihat dengan keberanian dan ketegasan A. Sukri Sappewali yang tetap menyampaikan pendapatnya di depan umum, Komentar serta kritikan A. Sukri yang khusus di sampaikan kepada penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU).

A. Sukri juga tampak memperlihatkan kedisiplananya dan bertarung dalam pesta kontestasi pemilihan Kepala Daerah dengan menghargai dan menjalankan prosedur yang ada. 

Sesuai pantauan pasangan yang memiliki tagline ST15 ini memperlihatkan sikap demokratisnya dengan memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih kandidat Bupati yang akan memimpin Kab. Bulukumba 5 (lima) tahun kedepan sesuai hati nurani tanpa ada interfensi. Baik itu secara kekeluargaan dan letak geografis/sekampung seperti geopolitik  yang membedakan  Bulukumba Barat dan Timur yang terus menccuap hingga hari ini dan intervensi lainya. Namun harus dilihat dari kesamaan visi dan misi untuk membangun Bulukumba 5 (lima) tahun kedepanya. (Hrm*)

30 Jul 2015

USAI TES KESEHATAN SUKRI SEMPATKAN WAKTU NGOBROL DENGAN PENDUKUNGNYA

TAU PABBIRING 'E, Makassar - Setelah mengikuti Tes Kesehatan di PCC RS Wahidin Sudirohusodo, bakal calon Bupati Bulukumba, A. Sukri Sappewali menyempatkan dengan menemui tim pemenangannya, Kamis (30/7/2015).

A. Sukri Sappewali yang berpasangan dengan Tomy Satria Yulianto yang juga wakil ketua DPRD Bulukumba telah mengendarai Partai Nasdem, Demokrat dan Gerindra dengan total 12 kursi.

Pasangan Sukri-Tomy juga dikabarkan telah mendapat dukungan dari dua Partai yaitu PKPI dan Perindo. (hrm*)

ANDI MUTTAMAR DAN THE PROFESSOR GAGAL MAJU TOMY SATRIA BERPELUANG GALANG MASSA SEMAKSIMAL MUNGKIN DI DAPILNYA

TAU PABBIRING ‘E, Bulukumba – Tomy Satria Yulianto, wakil Ketua DPRD Kab Bulukumba yang telah mendampingi A.M. Sukri A Sappewali sebagai calon wakil Bupati dalam pendaftaran di KPUD Bulukumba 27 Juli lalu memiliki peluang untuk menggalang Massa semaksimal mungkin terkhusus di dapilnya pada saat pemilihan calon legislative lalu yang meliputi Bulukumpa – Rilau Ale.

Hal ini dapat diprediksikan karena Prof. Achmad Gani dan A. Muttamar yang juga merupakan figur kuat Bulukumpa – Rilau Ale tidak akan ikut serta dalam pesta kontestasi pemilihan kepala daerah mendatang. Dikabarkan Pula A. Muttamar Mattotorang ikut mendoakan pasangan ST15 untuk memenangkan pilkada yang akan dilaksanakan serentak 9 Desember mendatang.

“Semoga pak Sukri – Tomy dapat memenangkan Pilkada Bulukumba dan membesarkan partai Demokrat di Bulukumba Kedepanya” Kata Muttamar, Kamis (23/07/2015) Seperti yang di kutip dalam Tribun Timur.

Tomy Satria Yulianto yang juga merupakan representatif Pemuda ini mendapat banyak support dari kalangan pemuda, Figur yang terlihat energik serta memiliki banyak prestasi ini  dinggap mampu menjawab keluhan – keluhan dan permasalahan Kabupaten Bulukumba. (Smp*)

DUA PASANGAN BAKAL CALON PERSEORANGAN YANG TELAH MENDAFTAR DI KPUD BULUKUMBA MASING – MASING PEREMPUAN

TAU PABBIRING ‘E, Politik – Dua bakal calon yang telah berhasil mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk ikut serta dalam pesta Demokrasi mendatang masing – masing serikandi terbaik Kabupaten Bulukumba. Kedua bakal calon ini masing Jumrana Salikki dan Sukma Nuraeni Amperia.

Sementara empat bakal calon yang telah berhasil mengantongi rekomendasi Partai masing – masing pria yaitu : AM. Sukri A Sappewali, H. Askar, A. Kahar Muslim dan A. Maskur Sultan.

Meski terlihat berat untuk calon independen untuk menggalang massa dalam memenangkan Pilkada mendatang namun terlihat pasangan Sukma Nuraeni Amperia – Abdul Hakim telihat serius dan menjadi ancaman beberapa kandidat yang bertarung melalui jalur partai. (Hrm*)

ENAM PASANGAN CALON BUPATI DIPASTIKAN RAMAIKAN PILKADA BULUKUMBA

TAU PABBIRING ‘E, Politik – Setelah pembukaan pendaftaran bakal calon Bupati Bulukumba yang dilakukan oleh KPUD Kab. Bulukumba dipastikan 6 bakal calon akan ramaikan Pilkada Bulukumba mendatang. 6 pasangan calon Bupati ini telah mendaftar di KPUD tanggal 26 hingga 28 Juli 2015.

Hingga hari terakhir pendaftaran KPUD telah menerima 6 pendaftar masing dua dari jalur independen dan 4 pasangan melalui jalur partai. Pilkada yang akan berlansung serentak 9 Desember mendatang tidak lagi di ikuti incumbent Zainuddin Hasan. Berikut daftar calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba periode 2016 – 2021 yang di usung melalui partai politik dan jalur perseorangan.

A.M. Sukri A Sappewali – Tomy Satria Yulianto (ST15)
NasDem 4 Kursi
Gerindra 4 Kursi
Demokrat 4 Kursi

Askar – Nawawi Burhan
PPP 4 Kursi
Hanura 3 Kursi
PDIP 1 Kursi

Kahar Muslim – A. Sabri
Golkar 6 Kursi
PKS 3 Kursi

A. Maskur Sultan – Andi Edy Manaf
PAN 6 Kursi
PBB 3 Kursi
PKB 2 Kursi

Jumrana Salikki – Husbiannas
Independen/perseorangan

Sukma Nuraeni Amperia – Abdul Hakim
Independen/perseorangan
(Pn/Arm)

PASANGAN ANDI MASKUR – EDY MANAF BERHASIL KANTONGI TIGA REKOMENDASI PARTAI DENGAN NOMINASI 11 KURSI

Pasangan calon Bupati A. Maskur Sultan dan Andi Edy Manaf telah berhasil mengantongi tiga rekomendasi partai pengusung. Pasangan calon dengan kolaborasi birokrat dan politisi ini dipastikan ikut serta meramaikan Pilkada Bulukumba yang akan dilaksanakan serentak akhir tahun mendatang. 

Pasangan Calon Bupati Andi Maskur – Edy Manaf telah melakukan pendaftaran di KPUD tanggal 27 juli lalu, Kedua bakal calon ini tanpak memakai selendang yang berwarna Biru putih. Berikut daftar partai pengusung pasangan Maskur – Edy :

PAN = 6 Kursi
PBB = 3 Kursi
PKB = 2 Kursi (Pn/Arm*)

16 Jun 2015

HASIL SURVEI LKPI JAGOKAN A. SUKRI DI PILKADA BULUKUMBA

Ilustrasi survey
TAU PABBIRING 'E, Politik - Semakin dekatnya pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan serentak akhir tahun mendatang, yang salah satunya adalah Kabupaten Bulukumba , Semakin mengerecut kebeberapa bakal calon yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi sesuai hasil lembaga survei.

15 Jun 2015

EDI MANAF SEMAKIN SERIUS DAN DAFTAR DI GOLKAR

Edi Manaf dan Sainuddin Hasan (Bupati
Bulukumba / Ketua DPD II Golkar Bulukumba)
setelah Edi Manaf memaparkan Visi Misi
TAU PABBIRING 'E, Politik - Legislator DPRD Provinsi SulSel yang juga ketua PAN Bulukumba, Edi Manaf mendaftar sebagai bakal calon Bupati Bulukumba di Golkar Bulukumba.

Beberapa elite politik Partai Amanat Nasioanl (PAN) mendampingi Edi Manaf saat prosesi pendaftaran di Kantor Golkar Bulukumba, Minggu (14/06/2015).

Edi Manaf yang telah mengembalikan berkas ke Golkar Bulukumba membuktikan kesiapanya untuk berkoalisi dengan partai Beringin tersebut. Keseriusan Edi Manaf yang dudukung dengan elektabilitas dan popularitas yang semakin meningkat membuktikan Edi Manaf akan siap bertarung sebagai calon bupati (01) Bulukumba.

Peluang Edi Manaf untuk menjadi calon Bupati tampak sangat sulit bagi A.Maskur Sultan untuk di usung melalui partai pohon beringin dan menggandeng Edi Manaf seperti isu yang mulai bermunculan. Perkembangan Geopolitik Bulukumba yang  membawa nama Edi Manaf semakin populer di mata publik akan berpeluang untuk di Usung Oleh beberapa partai untuk mencukupi jumlah kursi pengusungnya.

Sementara itu A. Sukri Sappewali yang juga mantan Bupati di periode 2005 - 2010 lalu yang sampai hari ini dikabarkan memiliki popularitas dan Elektabilitas lebih tinggi di banding bakal calon lainya kembali mendaftar di Partai Golkar, Mantan Bupati ini hingga saat informasi ini dimuat tampak masih dalam retting lawan paling kuat di Pilkada yang akan di selenggarakan pada desember mendatang.(Chal*).

12 Jun 2015

PEMUDA RINDUKAN KEPEMIMPINAN AMS DAN NILAI IDEAL PASANGAN DENGAN TOMI


Khaerul Fadli
TAU PABBIRING ‘E, Bulukumba - Terkait dengan pesta demokrasi yang sudah terbilang hampir lagi di laksanakan, salah satu Pemuda Bulukumba sangat Gembira mendengar kabar Bahwa sanya AM.Sukri Sappewali  kembali maju berpasangan dengan Tomi Satria Yulianto.  untuk memimpin Bulukumba.

Pemuda Bulukumba, Khaerul Fadli asal kindang menilai bahwa meski memiliki kekurangan namun satu –
satunya  bupati Bulukumba yg pernah mengunjungi masyarakat kahayya Kec Kindang itu hanyalah AMS (Andi Muhammad Syukri).

“Jadi saya pribadi sebagai masyarakat Kec. Kindang merindukan pemimpin yg seperti beliau, Beliau bisa membagi waktunya untuk kami yang berada di pegunungan yang di mana kita ketahui kalau di atas gunung itu sangatlah dingin Dan itulah yg membuat saya pribadi salut dan rindu dengan suasana kepemimpinan beliau karena beliau punya jiwa yg prihatin dengan masyarakat pengunungan” Ucapa Fadli dalam kiriman Releas

3 Jun 2015

WACANA KEMBALI SEBUT NAMA ANDI MUTTAMAR MATTOTORANG - ISRADI


Andi Muttamar Mattotorang dengan tagline bulukumba Maju

TAU PABBIRING ‘E, Politik – Manuver para bakal calon (balon) bupati Bulukumba menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Desember 2015 telah memanaskan situasi politik di daerah tersebut.

Setelah Andi Muttamar Matottorang menemui Ketua Partai Gerindra Bulukumba yang juga mantan pasangan adil patu yang sebelumnya kalah pada saat pilwalkot Makassat, Isradi Zainal di Jl Muh Luthfi , Senin 25 Mei.

23 May 2015

PEMILIH FANATIK TETAP DUKUNG TOMI DALAM PEMILIHAN BUPATI BULUKUMBA

Tomi Satria Yulianto,S.IP
Pabbiring'E, Politik - Tomi yang diisukan siap bertarung dalam pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bulukumba dinilai tetap mendapat support dari pemilih fanatik pada saat pemilihan legislatif Kabupaten Bulukumba lalu. Meski semakin kuatnya isu bahwa Tomi SY hanya jadi calon wakil yang paket dengan Andi Sukri Sappewali tapi pemilih fanatik tomi siap back up full Tomi menuju Pilkada Mendatang.

Sesuai pantauan yang kami (pabbiring) himpun menunjukan bahwa Tomi yang sampai hari ini tetap melakukan komunikasi dengan pendukungnya pada saat pemilihan caleng lalu akan kembali mendukung tomi dalam pemilihan kepala daerah. Sesuai isu yang berkembang bahwa Tomi akan paket dengan Sukri namun pendukung Tomi tetap akan siap mendukung full Wakil Ketua DPRD Kab Bulukumba tersebut.

Sesuai informasi yang kami (pabbiring) temukan dari beberapa narasumber bahwa Tomi telah melakukan dan menjajaki beberapa desa untuk menggalang massa terkhusus di dapilnya sendiri disambut baik dengan masyarakat setempat. Tomi yang dikenal sering berbaur dengan masyarakat kini mendapat simpati dari masyarakat yang medukung tomi menuju Pilkada mendatang.

22 May 2015

PUBLIK FIGUR TOMI DIANGGAP MAMPU MENJAWAB KELUHAN BULUKUMBA

Tomi Satria Yulianto
Opini, Pabbiring'E - Pesta politik pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bulukumba kini mulai dihebokan dengan sosok putra daerah yang menyatakan sikap untuk bertarung dalam pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bulukumba mendatang, Meskipun diisukan hanya siap menjadi wakil bupati namun sosok pemimpin Tomi yang tekun dianggap mampu menjawab berbagai keluhan Kabupaten Bulukumba.

Anggota dewan / Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba dengan publik figur yang telah teruji di kursi legislatif ini serta prestasi dan semangat berorganisasi dimasa mahasiswa adalah modal utama sebagai pemimpin untuk menjawab beberapa permasalahan di Kabupaten Bulukumba.

Sesuai informasi yang kami (Pabbiring) himpun dari beberapa narasumber menilai bahwa tomi yang begitu dekat dengan rakyat memberikan kemudahan kepada rakyat untuk secara lansung menyampaikan keluhan/aspirasin terhadap Anggota Dewan tersebut, sehingga dengan mudah Tomi SY dapat mendengarkan dan menampung beberapa keluhan rakyat untuk dijadikan sebagai data acuan untuk membangun Kabupaten Bulukumba jauh lebih sajahtera dan Terdepan.


Pabbiring'E

21 May 2015

SUKRI - TOMI DI ISUKAN PAKET MENUJU PULKADA BULUKUMBA

Pabbiring'E, Politik - Semakin berkembangnya isu terkait paket Andi Sukri pada panggung audisi pemilihan Kepala Daerah Mendatang menjadikan persiapan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bulukumba semakin heboh. Muncculnya salah satu nama Tomi Satria Yulianto, Figur mudah yang juga wakil ketua DPRD Kabupaten Bulukumba semakin menjamin kemenangan calon Bupati tersebut. Tomi SY yulianto merupakan figur yang bisa mendongkrak suara paket calon tersebut terkhusus di dapilnya sendiri, Yaitu bulukumpa dan Rilau Ale, Ini telah dibuktikan dengan uji publik figur dalam pemilihan anggota legislatif 2014 lalu.

Sukri - Tomi yang kini menjadi salah satu pasangan calon yang kuat dapat menarik simpatisan masyarakat. Meneurut pantauan kamai dari berbagai sumber informasi menunjjukan bahwa A. Sukri Sappewali sangat menghargai sikap politik individu seluruh warga masyarakat Kabupaten Bulukumba. A. Sukri yang lebih cenderung menampakkan sikap demokratis memberikan kebebasan kepada orang terdekat untuk menentukan pilihan. Hal inilah yang semakin meyakinkan beberapa masyarakat merindukan masa kepemimpinan Andi Sukri Sappewali.

Hal serupa dengan Tomi Satria Yulianto, Salah satu figur yang juga Wakil Ketua DPRD Kab Bulukumba dapat menarik dan menggalang massa semaksimal mungkin. Kemudahan dalam pemetaan jaringan akibat tingginya tingkat keterterimaan Tomi SY, Tomi yang dikenal merakyat dan begitu dekat dengan masyarakat memudahkan figur tersebut untuk berbaur dengan masyarakat. Ditambah lagi pendekataan kepemudaan Tomi SY dapat menarik semaksimal mungkin kelompok pemuda untuk bergabung di Sahabat Tomi (Nama team Tomi SY).

Pertimbangan inilah yang menjadikan pasangan tersebut menjadi salah satu pasangan terkuat diKabupaten Bulukumba, Meski hanya sekedar isu bahwa Sukri - Tomi akan paket pada pesta demokrasi mendatang namun perpektif penerawangan kedepan sebagian masyarakat memberikan pengaruh terhadap kemenangan Sukri - Tomi.

HARGAI HAK POLITIK, PESTA DEMOKRASI BUKAN PERTARUNGAN KELUARGA

Andi. Sukri Sappewali
Politik, Pabbiring'E - Mendekatai Pemilihan Kepala Daerah, beberapa bakal calon yang memiliki niatan untuk memimpin kabuten bulukumba telah mempersiapkan diri untuk tampil dalam panggung demokrasi mendatang. Hal Serupa yang dilakukan oleh A. Sukri Sappewali yang juga mantan Bupati Bulukumba periode 2005 - 2010 yang siap maju dalam Pemilihan Bupati mendatang.

Salah satu bakal calon yang sampai hari ini memiliki retting tinggi nampak optimis akan memenangkan pemilihan Kepala Daerah Mendatang. Hal ini tidak terlepas dari respon kerinduan masyarakat akan kepemimpinan A. Sukri. 

Sesuai data dan informasi yang kami (pabbiring'e) himpun dan dari beberapa lembaga survei menunjjukan bahwa publik cenderung lebih memperlihatkan tingkat kepuasan dibawah kepemimpinan Andi Sukri dibandingkan dengan kepemimpinan Zainuddin Hazan (Periode Sekarang), hal demikian menjadikan elektabilitas (keterterimaan) A. Sukri semakin tinggi dikalangan masyarakat.

Bakal Calon Bupati, Andi Sukri Sappewali yang lebih nampak dengan sikap demokratis dan memiliki niatan untuk kembali maju pada pemilihan Kepala Daerah mendatang nampak lebih didukung dengan refleksi atas keinginan masyarakat terhadap kepemimpinan A. Sukri. Hal lain bahwa memontum pemilihan Kepala Daerah menjadi kesempatan terhadap A. Sukri  berbuat yang terbaik untuk kemajuan Kabupaten Bulukumba kedepanya.


Sesuai pantauan dan info yang kami himpun yang menunjukan bahwa, A. Sukri Sappewali yang lebih cenderung dengan sikap demokratis terkesan sangat menghargai sikap politik individu setiap warga masyarakat.

Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlanusng di Kabupaten Bulukumba bukanlah pertarungan keluarga melainkan pesta demokrasi dengan menghargai hak politik individu. Seiring dengan apa yang menjadi pantau kami (Pabbiring'e) terhadap isu yang berkembang terkait A.Sukri yang mendahulukan sikap demokratis dengan menghargai pilihan keluarga terhadap calon lain.

SEKILAS TENTANG UANG PANAI SUKU BUGIS

Sumber : kabarkami.com

budaya pernikahan pada masyarakat Sulawesi Selatan merupakan nilai- nilai yang tak lepas untuk dipertimbangkan dalam pernikahan seperti status sosial, ekonomi, dan nilai-nilai budaya dari masing-masing keluarga pria dan wanita.

Di Sulawesi Selatan, satu hal yang menjadi khas dalam pernikahan yang akan diadakan yaitu uang naik atau oleh masyarakat setempat disebut uang panai’. Uang panai’ ini adalah sejumlah uang yang diberikan oleh calon mempelai pria kepada calon mempelai wanita yang merupakan bentuk penghargaan dan realitas penghormatan terhadap norma dan strata sosial.

Uang panai’ ini belum terhitung sebagai mahar penikahan melainkan sebagai uang adat namun terbilang wajib dengan jumlah yang disepakati oleh kedua belah pihak atau keluarga.

Uang panai’ untuk menikahi wanita SulSel terkenal tidak sedikit jumlahnya. Tingkat strata sosial wanita serta tingkat pendidikannya biasanya menjadi standar dalam penentuan jumlah uang untuk melamar. Jadi, jika calon mempelai wanita adalah keturunan darah biru, maka uang naiknya akan berpuluh-puluh juta. Begitupun jika tingkat pendidikan calon mempelai wanita adalah S1, S2, atau Kedokteran, maka akan berlaku hal yang sama.

Pihak keluarga (saudara ayah atau ibu), memiliki pengaruh yang cukup penting dalam pengambilan keputusan mengenai besarnya uang panai’ dan mahar. Tidak jarang, karena persoalan yang rumit dalam hal ini membuat pasangan yang saling mencintai biasanya menempuh langkah terakhir yaitu ‘kawin lari (silariang), sebagai jalan pintas untuk tetap bersama.

Jika jumlah uang naik yang diminta mampu dipenuhi oleh calon mempelai pria, hal tersebut akan menjadi prestise (kehormatan) bagi pihak keluarga perempuan. Kehormatan yang dimaksudakan disini adalah rasa penghargaan yang diberikan oleh pihak calon mempelai pria kepada wanita yang ingin dinikahinya dengan memberikan pesta yang megah untuk pernikahannya melalui uang panai’ tersebut.

Jumlah uang panai’ yang bergantung dari tingkat strata sosial dan pendidikan calon mempelai wanita dilihat dari sisi peran keluarga calon mempelai wanita. peran merupakan kedudukan sosial yang diatur oleh seperangkat norma yang kemudian menunjukkan perilaku yang pantas.

Bagi pria lokal atau yang juga berasal dari suku bugis, memenuhi jumlah uang panai’ juga dapat dipandang sebagai praktik budaya siri’, jadi wanita yang benar-benar dicintainya menjadi motivasi yang sangat besar untuk memenuhi jumlah uang panai’ yang di syaratkan. Motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong yang berasal dalam diri manusia dalam hal ini untuk memenuhi jumlah uang panai’, yang akan kemudian mempengaruhi cara bertindak seseorang. Dengan demikian, motivasi kerja akan berpengaruh terhadap performansi nya dalam bekerja.

20 May 2015

PEMILIHAN KEPALA DAERAH BULUKUMBA HARUS DAMAI

Penulis    : Tau Pabbiring'E

Pabbiring'E - Kabupaten Bulukumba yang sering dikenal dengan julukan Butta Panrita Lopi yang memiliki banyak perkampungan wisata kuliner kini telah tersulap menjadi perkampunga spanduk benner bakal calon yang memiliki niatan untuk bertarung dalam pemilihan Kepala Daerah mendatang.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa hal demikian merupakan hal yang sering ditemukan pada setiap daerah setiap menjelang Pesta demokrasi. Pasalnya hal tersebut terkesan telah menjadi tradisi.

Perspektif sebagian orang - orang yang menilai bahwa setiap menjelang Pilkada sering terjadi kekeliruan (gesekan) antar pendukung harus mulai dihilangkan pada Pilkada dikabupaten Bulukumba mendatang, mesti harus dipahami bahwa setiap warga negara memiliki hak politik yang ditentukan sendiri, Setiap orang yang ingin mencalonkan sebagai kandidat juga telah diatur dalam sebuah regulasi aturan negara (konstitusi). Dan setiap pilihan orang harus kita hargai.

Harapan yang saya (Pabbiring'e) sebagai tau pabbiring merindukan pemilihan kepala daerah mendatang berjalan dengan damai tanpa ada gesekan sedikitpun. Siapa dan apapun pilihan kita memiliki tujuan bahwa bulukumba harus Sejahtera dan Terdepan. 

Kita harus akui bahwa siapun yang berhasil lolos sebagai calon Bupati mendatang adalah mereka putra putri pilihan kabupaten bulukumba, Dalam pencalonan Bupati setiap bakal calon harus melewati beberapa jenjang dan ketika lolos berarti telah diakui secara konstitusi.

Hal yang tidak terlupakan bahwa Penyelenggaran juga harus berjalan sesuai regulasi yang telah diatur dalam UU, tidak ada intervensi dari siapapun dan harus sesuai dengan amanah yang telah mengatur jalanya pemilihan kepala daerah.